( 08-June-2017 ) Plt Dirjen Bina Bangda Resmikan Jembatan di Lamandau | ( 06-June-2017 ) Diah Indrajati: Kembalikan DAK Sesuai 'Khittahnya' | ( 26-May-2017 ) Pemerintah Tingkatkan Layanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil | ( 24-May-2017 ) Dukungan Pemerintah dalam Mengembangkan Smart City di Indonesia | ( 19-May-2017 ) Ibu Negara Dijadwalkan Berkunjung ke Desa Kohod Setelah Ramadan | ( 19-May-2017 ) Subsidi Listrik Hanya untuk Keluarga Tidak Mampu |

Jakarta. Selasa (8/2/2017), bertempat di ruang rapat Dirjen Ditjen Bina Pembangunan Daerah, diselenggarakan rapat koordinasi program Kampung Sejahtera. Ditjen Bina Pembangunan Daerah selaku fasilitator dan koordinator program Kampung Sejahtera bersama dengan delapan K/L (Kementerian/Lembaga) dan pemerintah provinsi Banten serta pemerintah kabupaten Tangerang (BKKBD dan Dinas Kesehatan) membahas progres program kerja dan mempersiapkan kunjungan Ibu Negara ke Kampung Pintu Air, Desa Kohod pada bulan April nanti.

Iwan Kurniawan, Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Bina Pembangunan sebagai pimpinan rapat koordinasi hari ini menyampaikan bahwa, perlunya dukungan penuh dari semua K/L, stakeholder dan masyarakat setempat untuk mewujudkan keberhasilan program Kampung Sejahtera sebagai pilot project yang nantinya akan diterapkan di berbagai tempat di Indonesia.

Dalam rapat koordinasi ini, pembahasan mengenai, koordinasi K/L dan pemerintah daerah, pembagian peran dari instansi terkait, pembentukan kepanitiaan penentuan, penyiapan lokasi kunjungan, dan jadwal kunjungan Ibu Negara.

Mengenai progress program Kampung Sejahtera yang telah dimulai sejak tahun 2015 adalah: 1) program sertifikasi tanah terhadap tahan yang belum memiliki sertifikat; 2) pembangunan jalan-jalan desa; 3) penerbitan dokumen kependudukan; 4) pelatihan para aparat desa; 5) sosialisasi penanganan masalah perempuan dan anak; 6) bedah rumah sebanyak 120 unit; serta 7) pemasangan pipa PDAM yang mampu mengalirkan 100 liter per detik di seluruh desa Kohod.  

Tindak lanjut dan persiapan kunjungan kerja Ibu Negara di Kampung Pintu Air akan memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan pasar, ketersediaan air baku untuk air bersih, pembangunan MCK, pembangunan TPS (tempat pembuangan sampah dan bedah rumah untuk 120 unit.

Menurut pandangan Samsul R, Bappeda Kabupaten Tangerang, dalam program bedah rumah kami memiliki pengalaman di Kampung Tanjung Anom, berupa Proyek Rumah Knokdown. Proyek ini bisa dijadikan contoh untuk proyek bedah rumah di desa Kohod. Karena desa Kohod terletak di pesisir pantai tentunya harus memperhatikan faktor alam dan harus dibangun dengan metode rumah khusus. Untuk program bedah rumah, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran 1.8 miliar untuk 120 unit rumah atau kurang lebih 15 juta per unit. (AF)

about author

Link Terkait