( 17-October-2017 ) Tahun 2019, Pemerintah Targetkan Pencapaian Akses Air Minum dan Sanitasi 100% | ( 13-October-2017 ) Workshop Peningkatan Kapasitas Provinsi untuk Penyusunan RAD AMPL Bagi Kamputen Lama Program Pamsimas III Tahun 2017 | ( 13-October-2017 ) Workshop Peningkatan Kapasitas Provinsi untuk Penyusunan RAD AMPL Bagi Kamputen Baru Program Pamsimas III Tahun 2017 | ( 13-October-2017 ) Setelah Sukses di Desa Kohod, Kampung Sejahtera Akan Diduplikasi di NTT dan Kaltara | ( 05-October-2017 ) Presiden Joko Widodo Hadiri Aksi Nasional Pemberantasan Obat dan Penyalahgunaan Obat di Cibubur | ( 02-October-2017 ) Mendagri Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Taman Makam Pahlawan Kalibata |


Jakarta. Selasa (8/3/2017), bertempat di ruang rapat Dirjen Ditjen Bina Pembangunan Daerah, di selenggarakan rapat koordinasi Program Kampung Sejahtera. Rapat hari ini dihadiri perwakilan Biro Perencanaan dari Kementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, dengan agenda membahas progress program kerja dan persiapan kunjungan Ibu Negara di Kampung Pintu Air, Desa Kohod pada bulan April nanti.

Iwan Kurniawan, Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Bina Pembangunan sebagai pimpinan rapat koordinasi hari ini menyampaikan progress persiapan kunjungan Ibu Negara bahwa, dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) telah melakukan sertifikasi rumah yang akan di Bedah, dari 600 target sudah tercapai 250 sertifikasi rumah yang akan dilakukan Bedah Rumah. Sedangkan dari Kementerian Pertanian program kerja di tahun 2016 yang sedang berjalan antara lain: pemanfaatan lahan perkarangan, pemberian 10 pompa air, pendampingan teknologi dalam peningkatan kapasitas, bantuan bibit kelapa. Sedangkan di tahun 2017 akan dilakukan optimalisasi pemanfaatan lahan perkarangan di rumah-rumah penduduk di lima Kelompok Wanita Tani (KWT), dan pelatihan ternak kecil (ayam potong) dari hasil penelitian Kementerian Pertanian.

Dari Kementerian Pendidikan, kegiatan di 2016 yang telah dilakukan antara lain, bantuan Alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang perpustakaan, dan kegiatan program Gizi Anak Sekolah (Progras). M. Fauzi, dari Biro Perencanaan Kementerian Kesehatan, menjelaskan bahwa dari program kerja di tahun 2016 yang telah berjalan adalah: pelayanan kesehatan di tengah masyarakat, kader lingkungan untuk pembinaan di tengah masyarakat, Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil yang menderita KEK (Kurang Energi Kalori), Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak kurang gizi, dan Pembangunan Posyandu.

Kementerian Kelautan dan Perikanan, Biro Perencanaan, Hendar Sugilar, pada kesempatan siang ini menjelaskan bahwa program kerja di tahun 2016 yang telah berjalan di antaranya, pemanfaatan Limbah Kerang untuk peluang usaha, system rantai dingin (Cold Chain) untuk 24 kelompok Nelayan, bimtek untuk pengolahan rajungan, sedangkan di tahun 2017 mengenai penyediaan kapal Ikan 5 GT bagi nelayan sedang menunggu hasil kajian dari tim yang sedang berada di lapangan. 

Iwan Kurniawan, Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Bina Pembangunan, menjelaskan bahwa dalam menyambut persiapan kunjungan Ibu Negara Iriana Jokowi, percepatan pembangunan   infrastruktur yang menjadi skala prioritas adalah, sarana dan prasarana untuk PAUD, SMA, Madrasah dan Taman Baca, Badan Desa, Posyandu, Pasar, Tempat Pelelangan  Ikan, Sarana Umum dan Rumah Layak Huni. Menutup rapat koordinasi siang ini, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa perlunya dukungan penuh dari semua K/L, stakeholder dan masyarakat setempat untuk mewujudkan keberhasilan program Kampung Sejahtera sebagai pilot project yang nantinya akan diterapkan di berbagai tempat di Indonesia. (AF)

 

about author

Link Terkait