( 17-October-2017 ) Tahun 2019, Pemerintah Targetkan Pencapaian Akses Air Minum dan Sanitasi 100% | ( 13-October-2017 ) Workshop Peningkatan Kapasitas Provinsi untuk Penyusunan RAD AMPL Bagi Kamputen Lama Program Pamsimas III Tahun 2017 | ( 13-October-2017 ) Workshop Peningkatan Kapasitas Provinsi untuk Penyusunan RAD AMPL Bagi Kamputen Baru Program Pamsimas III Tahun 2017 | ( 13-October-2017 ) Setelah Sukses di Desa Kohod, Kampung Sejahtera Akan Diduplikasi di NTT dan Kaltara | ( 05-October-2017 ) Presiden Joko Widodo Hadiri Aksi Nasional Pemberantasan Obat dan Penyalahgunaan Obat di Cibubur | ( 02-October-2017 ) Mendagri Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Taman Makam Pahlawan Kalibata |


Visi dan Misi
 

Dinamika dalam lingkungan strategis yang tercermin dalam kondisi umum, mendorong perlunya mewujudkan pembangunan daerah yang berkesinambungan melalui peningkatan kemandirian daerah dalam pengelolaan pembangunan berbasis wilayah, ekonomi dan berdaya saing secara profesional dan berkelanjutan. Guna mewujudkan hal tersebut Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah menetapkan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Rencana Strategis Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Tahun 2010-2014 sebagai berikut :

1. Visi :

Berdasarkan peran dan mandat Kementerian Dalam Negeri yang dijabarkan pada tugas pokok dan fungsinya dalam menyelenggarakan sebagian tugas pemerintahan di bidang urusan dalam negeri, dirumuskan Visi Kementerian Dalam Negeri sebagai cerminan peran dan kondisi yang ingin diwujudkan di masa depan. Hal tersebut sekaligus merefleksikan kesinambungan upaya pengembangan dan pemantapan penyelengaraan sistim pemerintahan dan politik dalam negeri sejalan dengan semangat reformasi yang peletakan dasar-dasarnya telah diinisiasi pada masa-masa sebelumnya.

Rumusan Visi yang diangkat dalam Renstra Kementerian Dalam Negeri 2010-2014 merupakan arah kebijakan dalam penyusunan program dan kegiatan strategik sesuai kondisi obyektif lingkungan strategis lingkup Kementerian Dalam Negeri dalam lima tahun ke depan, yaitu:

"Terwujudnya sistem politik yang demokratis, pemerintahan yang desentralistik, pembangunan daerah yang berkelanjutan, serta keberdayaan masyarakat yang partisipatif, dengan didukung sumber daya aparatur yang profesional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia."

Visi tersebut mencerminkan suatu keinginan atau cita-cita untuk menjadi terdepan dalam melanjutkan perjalanan organisasi sebagai motor prenggerak perubahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan politik dalam negeri ke arah yang lebih baik, serta cerminan komitmen organisasi sebagai elemen penggerak dan motivator untuk menjadi semakin baik, yang harus disinergikan dengan elemen penggerak lainnya dalam suatu kesisteman yang utuh. Kata kunci dari Visi Kementerian Dalam Negeri tersebut dalam konteks Ditjen Bina Pembangunan Daerah dapat dirumuskan sebagai berikut:

"Mengembangkan keserasian hubungan pusat-daerah, antar daerah dan antar kawasan, serta kemandirian daerah dalam pengelolaan pembangunan daerah secara berkelanjutan".

2. Misi

Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah yang ditetapkan merupakan peran yang strategik yang diinginkan dalam pencapaian visi diatas, yaitu menetapkan kebijakan nasional dan memfasilitasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam upaya:

1. Mendorong dan memfasilitasi koordinasi perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah.
2. Mendorong dan memfasilitasi keserasian pembangunan berbasis wilayah.
3. Mendorong dan memfasilitasi pengembangan potensi dan daya dukung perekonomian daerah.
4. Mendorong dan memfasilitasi penataan ruang daerah dan pengelolaan lingkungan hidup.
5. Mendorong dan memfasilitasi penataan perkotaan.
6. Mengembangkan profesionalisme aparat dan dukungan sistem pelayanan yang lebih baik.

about author

Link Terkait