( 13-November-2018 ) Penduduk, Subjek Sekaligus Objek Pembangunan | ( 10-November-2018 ) Ditjen Bina Pembangunan Daerah Fasilitasi Rapat Penerapan Aplikasi OSS Sektor Pariwisata | ( 01-November-2018 ) Sosialisasi Penanganan Pengaduan Subsidi Listrik Tepat Sasaran | ( 30-October-2018 ) Hari Sumpah Pemuda ke-90 Tahun: Bangun Pemuda Satukan Indonesia! | ( 22-October-2018 ) Hadi Prabowo: Pemerintah Dorong Peluang Investasi di Daerah | ( 22-October-2018 ) Mendagri Himbau Kepala Daerah Menyusun Perencanaan Tepat Sasaran |


JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menjadi pembina apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) dalam rangka bhakti Pancasila pada Jumat, (29/6/2018) yang diselenggarakan di lapangan Monumen Nasional Jakarta.

Pada kesempatan itu, Mendagri mengatakan tugas pertama pemerintah di bulan Juni mendukung secara penuh KPU dan Bawaslu, mulai dari tingkat pusat hingga TPS untuk menggerakkan, mengorganisasi, menyediakan anggaran, serta mendukung berbagai perangkat-perangkat yang ada untuk penyelenggaraan Pilkada serentak kemarin di 171 daerah sehingga bisa berjalan dengan lancar, tertib, dan tanpa gangguan.

“Ini terwujud berkat peran serta kepolisian, TNI, BIN, Satpol PP, dan Damkar yang terintegrasi di semua daerah untuk bersama-sama mengawal, mengamankan wilayah Pilkada serentak untuk memilih kepala daerah yang amanah di daerah masing-masing,” kata Mendagri.

Lebih lanjut, Mendagri mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo tahun ini sudah melaksanakan tiga kali Pilkada serentak. 268 daerah pada tahun 2015, 101 daerah pada tahun 2017, dan sekarang tahun 171 daerah. “Tinggal satu langkah lagi. Tahun depan adalah proses Pemilu, baik memilih anggota DRPD 1, DPRD 2, DPR RI, DPD RI, presiden, dan wakil presiden secara bersama-sama,” imbuh Mendagri.

Menurut Mendagri, bulan Juni cukup istimewa. Selain penyelenggaraan Pilkada serentak bulan Juni, bangsa Indonesia juga memperingati tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila. Selain itu, bulan Juni juga disebut bulan Bung Karno karena pada bulan ini Presiden Sukarno lahir, wafat, serta merumuskan ideologi negara Indonesia yaitu Pancasila pada saat pengasingan di Ende, Nusa Tenggara Timur.

Usai apel bersama, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat dari monas hingga ke kantor pusat Kemendagri yang berlokasi di Jalan Merdeka Utara No. 7, Jakarta Pusat. [Mahfud Achyar]

 

 

 

about author