Kemendagri Optimalkan Tugas Tim Sekretariat Kelapa Sawit Berkelanjutan

Tanggal Publikasi Feb 15, 2023
932 Kali

 Yogyakarta - Pemerintah sedang menguatkan barisan dalam menyusun rencana kerja pada pelaksanaan RAN KSB (Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan) di 2023. 

Tim tersebut terdiri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Sekretariat Kabinet serta UNDP-SPOI (United Nations Development Programme-Sustainable Palm Oil Indonesia).

Upaya penguatan ekonomi Indonesia ini dilakukan melalui forum koordinasi pembahasan Rencana Kerja Tim Sekretariat RAN KSB Tahun 2023, yang dilaksanakan di Sheraton Hotel Yogyakarta, Selasa (14/2/2023).

Dalam forum tersebut, salah satu fokus utama yang dibahas adalah percepatan pelaksanaan RAD (Rencana Aksi Daerah) KSB. Selain pembahasan rencana kerja, forum juga membahas evaluasi dan penguatan pada Tim Sekretariat RAN KSB dengan mengidentifikasi harapan terhadap Tim Sekretariat ke depan.

“Kita sudah memasukkan kegiatan Prioritas target daerah pendampingan, berdasarkan luasan wilayah kelapa sawit untuk kita diskusikan bersama dengan Kementan dan Kemendagri, selanjutnya dilakukan percepatan dalam penyusunan Dokumen RAD-nya,” ucap perwakilan Kemenko Bidang Perekonomian. 

Dikonfirmasi terpisah, Kasubdit Pertanian dan Pangan Ditjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri, Gunawan Eko Movianto mengatakan bahwa, Tim Sekretariat mengemban tugas dan fungsi mempercepat pelaksanaan Inpres no. 6 Tahun 2019 tentang RAN KSB serta pembahasan dan penyusunan program kerja Sekretariat RAN KSB tahun 2023.

Tim Sekretariat hadir Sebagai bentuk komitmen pemerintah bagi pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi dan sinergi dari lintas Kementerian/ Lembaga, dapat mewujudkan tata kelola sawit berkelanjutan, serta pelaksanaan program apa yang perlu dikembangkan untuk mengakselerasi RAN KSB,” kata kata Gunawan ditemui di ruangan kantornya Ditjen Bina Bangda pada Kamis, (15/02/2023). 

Gunawan berharap, masing-masing Kementerian/ Lembaga dapat memperkuat kerjasama antara sekretariat dengan bagian di luar sekretariat, agar pelaksanaan RAN KSB bisa dilakukan dengan lebih komprehensif.

Sebagai informasi,industri sawit Indonesia berperan penting untuk perekonomian Indonesia dengan kinerja perdagangan kelapa sawit yang terus meningkat. 

Dari sisi aspek ekonomi daerah, industri ini cukup strategis dalam membangun daerah menjadi pusat pertumbuhan baru secara signifikan di daerah sentra-sentra sawit.